Read the Beforeitsnews.com story here. Advertise at Before It's News here.
Profile image
By Center for a Stateless Society
Contributor profile | More stories
Story Views
Now:
Last hour:
Last 24 hours:
Total:

Mengenai Konsentrasi Kapital

% of readers think this story is Fact. Add your two cents.


Oleh: Bent Delbeke. Teks aslinya berjudul “The Concentration of Capital”. Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Ameyuri Ringo.

Konsentrasi Kapital: Manfaat Pasar Non-Kapitalis

Salah satu masalah inheren dalam kapitalisme (dan mungkin yang terbesar) adalah konsentrasi kapital. Mari kita melihatnya secara kritis.

Konsentrasi kapital adalah hasil langsung dari konstruksi kapitalisme atas kepemilikan legal. Berbeda dengan (misalnya) kebebasan berekspresi, yang merupakan hak yang sangat praktis, “hak” ini bersifat hipotetis yang hanya dapat dijalankan jika kondisi seseorang memungkinkannya. Hal ini tidak berlaku untuk kebebasan murni, seperti kebebasan beragama atau kebebasan berkumpul, yang dapat dijalankan oleh siapa pun, dimana pun, jika mereka menghendakinya. Negara, dan kebanyakan orang, menganggap hal ini normal jika seseorang tidak memiliki sarana yang diperlukan untuk menggunakan hak ini, tetapi mengapa?

Masalah konsentrasi kapital berakar pada “hak” kepemilikan ini. Karena kapitalisme berfungsi berdasarkan prinsip berikut: semakin banyak kapital yang dimiliki seseorang, semakin cepat kapital tersebut berkembang. Dengan demikian, keberuntungan mengukuhkan kelas sosial, dan keberuntungan (atau ketiadaannya) dari para leluhur kita masih memengaruhi kita hingga hari ini. Mobilitas sosial mungkin lebih besar dari sebelumnya karena teknologi, tetapi tetap terhambat oleh kapital dan kepemilikan. Tenaga kerja dihargai dengan upah per jam yang hanya sebagian kecil dari nilai produk yang mereka hasilkan, sementara kapital berlipat ganda, bahkan tiga kali lipat, dengan setiap investasi. Sampai kapan kita akan berpura-pura bahwa ini adalah hukum alam yang sah, dan bukan konstruksi mengerikan yang hanya melekat pada kapitalisme?

Kepemilikan kolektif atas kapital adalah solusi yang jelas untuk masalah ini, tetapi bagaimana kita mengorganisasikannya? Ada beberapa arah besar yang bisa diambil. Di satu sisi, ada usulan kaum Leninis dan Stalinis, di mana negara bertindak sebagai semacam mediator bagi proletariat dalam semua hal, termasuk ekonomi. Hal ini tidak akan berujung selain pada tirani para birokrat yang menyebut diri mereka proletariat, tetapi pada praktiknya menjadi adipati dan raja dari teror merah. Singkatnya: aristokrat korup, Mafiosi. Sistem ini sama cacatnya dengan hierarki yang ada saat ini, kita tidak boleh puas hanya dengan membalik atau mereformasi hierarki kapitalisme dan negara, kita harus menghapusnya. Pilihan kedua adalah anarki: di mana semua urusan yang sebelumnya dianggap sebagai urusan negara atau kapital, berada di tangan komune atau asosiasi berbasis konsensus. Pilihan ketiga adalah campuran, di mana urusan seperti kepolisian dan pertahanan masih berada di tangan negara tetapi lebih demokratis (meskipun tetap melalui pemilihan), sementara urusan ekonomi diserahkan kepada para pekerja itu sendiri.

Pilihan pertama adalah kematian gerakan kelas pekerja, dan tirani yang mematikan. Pilihan ketiga lebih baik, tetapi tetap saja, negara dapat menyalahgunakan kekuasaannya, dan masyarakat tetap terbagi dalam kelas-kelas.

Sebaliknya, masyarakat seharusnya dipandang sebagai individu-individu, sebagai ego yang bergerak bebas, dan semua individu ini harus memiliki ruang gerak yang layak mereka miliki. Untuk itu, kita membutuhkan anarki dan kepemilikan alat produksi berbasis konsensus serta organisasi masyarakat yang juga berbasis konsensus. Hanya dengan demikian kita benar-benar membebaskan manusia, semua manusia, bukan hanya mereka dari kelas, ras, gender, atau jenis kelamin tertentu.

Sekarang, untuk menentukan bagaimana kolektif sukarela dari individu-individu bebas ini berinteraksi satu sama lain, kita hanya memiliki dua pilihan: pasar sosialis, yang didasarkan pada teori nilai tenaga kerja dan pertukaran sukarela, atau ekonomi terencana, yang didasarkan pada prinsip “dari masing-masing menurut kemampuannya, kepada masing-masing menurut kebutuhannya.” Ini merupakan perbedaan antara anarkisme yang lebih terinspirasi Marx seperti anarko-komunisme, dan anarkisme pasar seperti mutualisme (yang diikuti oleh agorisme dan egoisme, dan lain-lain), dengan kaum kolektivis Bakuninis berada di tengah-tengahnya. Bagi saya, pilihannya jelas.

Kita harus mendukung pasar, karena ekonomi terencana, pertama-tama, membutuhkan birokrasi, yang dalam masyarakat anarkis hampir mustahil untuk diorganisasikan. Karena semua fungsi yang biasanya dijalankan oleh pasar akan digantikan oleh pejabat dan delegasi terpilih. Hal ini sebenarnya bisa diterima jika prinsip federasi dipatuhi, misalnya para delegasi sepenuhnya tunduk pada kehendak komune atau kelompok. Namun, jumlahnya tidak boleh lebih dari yang diperlukan, karena hal ini berbahaya, karena semakin banyak delegasi dan perwakilan yang ada, semakin besar peluang munculnya kekuasaan dan hierarki. Maka, kita harus menyimpulkan bahwa pasar sosialis lebih memperhatikan kebebasan individu dalam pertukaran sukarela dan lebih efektif dalam melawan hierarki.

Kepemilikan dan konsentrasi kapital yang melekat pada kapitalisme merusak apa yang kita sebut sebagai pasar “bebas” karena menciptakan hierarki dan ketimpangan. Ketimpangan ini tidak semata-mata merupakan hasil dari individu itu sendiri. Pasar, jika benar-benar bebas, tanpa konsentrasi kapital atau hierarki dalam bentuk apa pun, akan menciptakan dorongan bagi perubahan dan teknologi untuk berkembang. Oleh karena itu, ini adalah pilihan terbaik kita.

Support Ringo by considering becoming his Patron.

The Center for a Stateless Society (www.c4ss.org) is a media center working to build awareness of the market anarchist alternative


Source: https://c4ss.org/content/61135


Before It’s News® is a community of individuals who report on what’s going on around them, from all around the world.

Anyone can join.
Anyone can contribute.
Anyone can become informed about their world.

"United We Stand" Click Here To Create Your Personal Citizen Journalist Account Today, Be Sure To Invite Your Friends.

Before It’s News® is a community of individuals who report on what’s going on around them, from all around the world. Anyone can join. Anyone can contribute. Anyone can become informed about their world. "United We Stand" Click Here To Create Your Personal Citizen Journalist Account Today, Be Sure To Invite Your Friends.


LION'S MANE PRODUCT


Try Our Lion’s Mane WHOLE MIND Nootropic Blend 60 Capsules


Mushrooms are having a moment. One fabulous fungus in particular, lion’s mane, may help improve memory, depression and anxiety symptoms. They are also an excellent source of nutrients that show promise as a therapy for dementia, and other neurodegenerative diseases. If you’re living with anxiety or depression, you may be curious about all the therapy options out there — including the natural ones.Our Lion’s Mane WHOLE MIND Nootropic Blend has been formulated to utilize the potency of Lion’s mane but also include the benefits of four other Highly Beneficial Mushrooms. Synergistically, they work together to Build your health through improving cognitive function and immunity regardless of your age. Our Nootropic not only improves your Cognitive Function and Activates your Immune System, but it benefits growth of Essential Gut Flora, further enhancing your Vitality.



Our Formula includes: Lion’s Mane Mushrooms which Increase Brain Power through nerve growth, lessen anxiety, reduce depression, and improve concentration. Its an excellent adaptogen, promotes sleep and improves immunity. Shiitake Mushrooms which Fight cancer cells and infectious disease, boost the immune system, promotes brain function, and serves as a source of B vitamins. Maitake Mushrooms which regulate blood sugar levels of diabetics, reduce hypertension and boosts the immune system. Reishi Mushrooms which Fight inflammation, liver disease, fatigue, tumor growth and cancer. They Improve skin disorders and soothes digestive problems, stomach ulcers and leaky gut syndrome. Chaga Mushrooms which have anti-aging effects, boost immune function, improve stamina and athletic performance, even act as a natural aphrodisiac, fighting diabetes and improving liver function. Try Our Lion’s Mane WHOLE MIND Nootropic Blend 60 Capsules Today. Be 100% Satisfied or Receive a Full Money Back Guarantee. Order Yours Today by Following This Link.


Report abuse

Comments

Your Comments
Question   Razz  Sad   Evil  Exclaim  Smile  Redface  Biggrin  Surprised  Eek   Confused   Cool  LOL   Mad   Twisted  Rolleyes   Wink  Idea  Arrow  Neutral  Cry   Mr. Green

MOST RECENT
Load more ...

SignUp

Login